Lagi, Pemerintah Obral Insentif PPh Covid-19

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah kembali menggelontorkan insentif pajak penghasilan (PPh) di tengah pandemi Covid-19. Kali ini, insentif diberikan untuk wajib pajak (WP) yang membantu memerangi Covid-19.

Insentif ini diatur di Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 29 Tahun 2020. Beleid tersebut ditandatangani Presiden Joko Widodo dan berlaku per 10 Juni 2020.

“Seluruh fasilitas dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang dilaksanakan mulai 1 Maret 2020 sampai 30 September 2020,” Direktur Pelayanan, Penyuluhan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemkeu) Hestu Yoga Saksama, Jumat (19/6).

Bentuk Insentif Pajak dalam PP Nomor 29 Tahun 2020
1. Tambahan pengurangan penghasilan neto 30% dari biaya yang dikeluarkan, untuk:
a. WP yang memproduksi alat kesehatan beruba masker bedah dan respirator N95, pakaian pelindung diri, sarung tangan bedah, sarung tangan pemeriksaan, ventilator, dan reagen diagnostic test untuk Covid-19
b. WP yang memproduksi Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT) berupa antiseptic hand sanitizer dan disinfektan
2. Sumbangan menjadi pengurangan penghasilan bruto
Sumbangan dalam bentuk uang, barang, jasa dan atau pemanfaatan harta tanpa kompensasi
3. Tambahan penghasilan berupa honorarium atau imbalan lain untuk wajib pajak yang menjadi sumber daya manusia di bidang kesehatan, tenaga pendukung kesehatan, dan mendapat penugasan untuk memberikan pelayanan kesehatan untuk menangani Covid-19
Tarif PPh Pasal 21 Final sebesar 0% untuk tambahan penghasilan tersebut
4. PPh final 0% untuk penghasilan WP dari persewaan tanah atau bangunan dan atau selain tanah dan bangunan untuk penanganan Covid-19
Sumber: Ditjen Pajak

Bawono Kristiaji, Pengamat Pajak Danny Darussalam Tax Center (21/6) menilai, insentif ini respon cepat pemerintah mengikuti dinamika perkembangan Covid-19. Ia menyebut pemerintah ingin stimulus bisa mengurangi dampak ekonomi.

Author: darwis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *