Pengusaha farmasi menanti potongan pajak

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Demi mendorong pengembangan vaksin Covid-19 pemerintah bermaksud memberikan insentif pajak. Kelak, ada pengurangan pajak penghasilan (PPh) hingga 300% dari biaya penelitian dan pengembangan (litbang) perusahaan.

Pemangkasan PPh yang masuk dalam super deduction tax tersebut sudah ada dalam peraturan pemerintah (PP). Namun implementasinya menunggu petunjuk pelaksanaan (juklak) yang hingga kini belum ada. “Semoga untuk vaksin korona bisa dilakukan percepatan implementasi PP tersebut,” harap Vidjongtius, Direktur Utama PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) kepada KONTAN Sabtu (20/6).

Zahmilia Akbar, Corporate Secretary PT Phapros Tbk menyatakan, tahun ini perusahaannya sedang fokus memproduksi 1 juta boks multivitamin merek Becefort. Pembuatan produk tersebut juga dalam rangka menjawab kebutuhan pasar di tengah pandemi Covid-19.

Sepanjang tahun lalu, biaya litbang Phapros mencapai Rp 20,73 miliar atau turun 0,38% yoy. Biaya itu masuk dalam beban pabrikasi.

Author: darwis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *